Pekan Raya Jakarta

Hai Sahabat Kemilau, berhubung sekarang lagi ada Pekan Raya Jakarta (PRJ) kita mau bahas sedikit tentang sejarah PRJ. Selamat membaca🙂

Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) merupakan pameran tahunan terbesar di Indonesia. Pertama kali diadakan pada tahun 1968, saat itu PRJ dibuka oleh presiden Soeharto dengan melepaskan merpati pos. Hingga sekarang penyelenggaraan PRJ ga pernah terputus lho.
Sebelum diselenggarakan di kemayoran, PRJ di selenggarakan di Monas yaitu pada tahun 1968 – 1991.

Image

Ini gambar PRJ saat diselenggarakan di Lapangan Monas

Haji Mangan dinilai berjasa dalam menyelenggarakan Pekan Raya Jakarta yang mengubah wajah Pasar Malem Gambir yang kemudian dikenal dengan Djakarta Fair (ejaan lama) dan berganti menjadi Jakarta Fair. Karena kegigihannya, Djakarta Fair mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sayangnya sebelum melihat ide dan gagasannya terwujud, beliau sudah dipanggil oleh sang Khalik.PRJ pertama kali diusulkan oleh Syamsudin Mangan (Haji Mangan). Beliau terinspirasi dari berbagai event internasional yang diikutinya serta Pasar Malem Gambir yang dari dulunya ramai dikunjungi. Ide beliau mandapat sambutan hangat dari Pemerintah DKI Jakarta yang langsung membuat gebrakan dengan membentuk panitia sementara yang dipercayakan kepada Kamar Dagang dan Industri (KADIN) yang di ketuai oleh haji Mangan.

Haji Mangan dinilai berjasa dalam menyelenggarakan Pekan Raya Jakarta yang mengubah wajah Pasar Malem Gambir yang kemudian dikenal dengan Djakarta Fair (ejaan lama) dan berganti menjadi Jakarta Fair. Karena kegigihannya, Djakarta Fair mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sayangnya sebelum melihat ide dan gagasannya terwujud, beliau sudah dipanggil oleh sang Khalik.

Pada tahun 1969 penyelenggaraan PRJ memecahkan rekor karena diselenggarakan selama 71 hari dari yang biasanya hanya 30-35 hari. Kerennya lagi nih sob, saat itu presiden Amerika Richard Nixon datang ke Indonesia dan mampir lho ke PRJ. Pertama kali diselenggarakannya PRJ sudah mendatangkan banyak pengunjung lho sob, yaitu ga kurang dari 1,4 juta orang serta diikuti oleh 151 peserta, wow! event pertama dengan jumlah pengunjung sebanyak itu, Fantastis.

Dari tahun ke tahun penyelenggaraan PRJ mengalami perkembangan dari segi pengunjung, peserta, bahkan lahan. Pada tahun 1992 PRJ dipindah ke kemayoran Jakarta Pusat dengan menempati lahan 44 hektar dari yang tadinya hanya 7 hektar. Selain itu pengunjung yang tidak menggunakan kendaraan pribadi akan dimanjakan dengan adanya Shuttle Bus secara gratis selama pameran berlangsung dari Parkir IRTI Monas dengan keberangkatan setiap 30 menit sekali.

Image

Seperti ini lah kemeriahan pameran terbesar di Asia Tenggara ^^

Nah, itu Sahabat info tentang PRJ, ada yang udah kesana belum?
kalo belum, buruan dateng sebelum berakhir acaranya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s